Sunday, 11 March 2012

Belajar dari Syekh Abu Dairy

Dikisahkan Syekh Abu Dairy adalah seorang ulama' terkenal, beliau menguasai puluhan kitab bahkan ratusan kitab, santrinya banyak mencapai ribuan, dan beliau dikenal sbg Maha Guru, suatu saat Syekh Abu Dairy mengalami kegundahan hati, akhirnya beliau sholat malam utk minta petunjuk pd Allah bagaimana utk mengatasi kegundahan hati ini, maka Allah memberi isyaroh lewat mimpi, Syekh Abu Dairy bertemu dg malaikat dan malaikat itu memberi petunjuk "Carilah Adi Sufi, kegundahanmu akan hilang saat engkau bertemu dengannya". Keesokan harinya saat Syekh Abu Dairy bangun, maka dia menyuruh salah seorang santrinya untuk mencari Adi Sufi. Dan santrinya setelah mencari beberapa hari akhirnya dpt informasi tentang Adi Sufi, dia tinggal di rumah yg amat sederhana, dinding2nya dari bambu dan lantainya tanah.

Santri tadi langsung bilang, ada seorang yg namanya Adi Sufi tapi dia itu orang miskin yg kelihatannya bodoh, kenapa Syekh Abu Dairy ingin menemui dia? sang Syekh Abu menjawab "sudahlah, skrg antarkan aku ke rumah Adi Sufi tsb". Setelah menempuh perjalanan maka sampailah Syekh Abu Dairy dan seorang santrinya ke rumah Adi Sufi yg sederhana tsb.
Syekh Abu Dairy: "Assalaamu'aikum Yaa Adi Sufi, maka Adi Sufi membukakan pintu dan menjawab "Wa'alaikumussalam, silahkan masuk kalian berdua, setelah ketiganya berada di dalam rumah, Adi Sufi menanyakan maksud kedatangan tamunya ini dan bertanya "siapa anda2 ini koq tiba2 datang ke rumahku yg sederhana ini?" Syekh Abu Dairy menjawab "Saya Syekh Abu Dairy dan ini salah satu santri saya, saya datang kemari ingin minta saran kepada anda?" Adi Sufi menjawab: Ooo...anda ulama' terkenal itu ya, apakah anda merasa mampu jadi seorang guru? maka Syekh Abu Dairy menjawab: Ya, saya mampu, maka Adi Sufi berkata: Kalau sudah merasa mampu buat apa kemari, pulang saja sana...gak ada gunanya kau kemari?, santri Syekh Abu Dairy tdk terima gurunya dihina, santri tsb bilang pd gurunya "Syekh lebih baik kita pulang, benar kan perkiraan saya dia hanyalah orang miskin yg bodoh" Syekh Abu Dairy langsung menatap tajam ke santrinya tsb dan berkata "Diam, kau ini tidak mengerti apa-apa!...akhirnya sang santri diam, dan Syekh Abu Dairy berkata pada Adi Sufi "Tolong saya, saya belum mampu menjadi guru, saya tidak mengerti apa-apa" Dengan pengakuan yg tulus ini akhirnya Adi Sufi tidak jadi mengusir Syekh Abu Dairy dan berkata: "Baguslah kau sadar...

sekarang saya akan ajukan pertanyaan2 yg mudah, bila bisa menjawab kau layak jadi guru, bila belum dpt menjawab maka kau masih perlu belajar lagi"

Adi Sufi: pertanyaan pertama, tahukah engkau cara makan yg benar?
Syekh Abu Dairy: tahu, pertama baca bismillah, kemudian makan dg tangan kanan dan berhenti sebelum kenyang
Adi Sufi: salah...! dasar bodoh..! pertanyaan mudah saja tidak bisa kau jawab, aneh sekali kau bisa menjadi "Syekh/guru besar"

Santri yg tidak tahan gurunya dihina utk kedua kalinya berkomentar: Hai bodoh..! jangan menghina guruku beliau itu Maha Guru, kau tidak ada apa-apanya, guru ayo pulang saja, percuma bicara ma orang bodoh!

Syekh Abu Dairy langsung marah pd santrinya: Diam..! ini urusanku dg Adi Sufi bila kau tdk suka plg saja sendiri...! maka sang santri ketakutan dan terpaksa diam dg hati yg mendongkol, hehehe....kasihan ya teman teman si santri ini....

Syekh Abu Dairy: ya saya bodoh, tolong pertanyaan lain, insya Allah saya bisa menjawab
Adi Sufi: pertanyaan kedua, tahukah engkau cara tidur yg benar?
Syekh Abu Dairy: tahu, sebelum tidur saya berwudlu dulu, kemudian aku berbaring sebagaimana berbaringnya Rosulullah sewaktu tidur dan sebelum kupejamkan mata ku membaca do'a sebelum tidur dan surat al-Ikhlas 7 kali

Adi Sufi: salah lagi....sekarang coba kau jawab pertanyaan yg ketiga ini yg paling penting krn kau guru agama, bagaimana cara kau mengajarkan agama
Syekh Abu Dairy: Aku mengajar agama berdasarkan Qur'an dan Hadits, dan setiap hari ku ajar mereka dg materi baru dan berbeda agar para santriku tidak bosan menerima pelajaranku

Adi Sufi: salah.....! jawaban kamu salah semua.......

Syekh Abu Dairy: kalau begitu berilah petunjuk diriku yg bodoh ini

Adi Sufi: baiklah bila kamu telah mengakui kekuranganmu, sebenarnya jawabanmu semua tadi itu benar tapi benar bg org2 yg tingkatannya masih kesadaran mata, sdangkan 

 

Sunday, 18 December 2011

Laporan Teknik Produksi (Pengecoran)


BAB I
PENDAHULUAN
1.1. Pendahuluan
Bidang manufaktur yang berkembang dengan pesat saat ini khususnya bidang pembentukan (forming), dimana proses pembentukan (forming processes) dengan berbagai bertuk benda kerja di harapkan mampu dikerjakan dengan hasil yang baik dari tingkat keakuratannya serta dengan biaya yang seminimal mungkin Kawat (wire) dalam kehidupan sehari-hari sangat dibutuhkan terutama di bidang kontruksi bangunan maupun kontruksi yang lain, produksi kawat dalam negeri tentu tidak kehabisan cadangan, namum bagi pelaku usaha dalam industri ini tentu berpikir lebih, agar produksi dapat meningkat, sehingga keuntungan dapat meningkat pula. Masalah yang sering dihadapi di dunia industri kawat (wire) adalah membuat kawat dengan diameter kecil sehingga dalam proses produksi sering terjadi produk gagal akibat kawat putus. Material yang tepat menjadi faktor lancarnya produksi kawat, selain itu bentuk Die (dimensi serta material) juga sangat berpengaruh pada kelancaran produksi kawat. Mengingat semua itu sangat tidak mungkin di penuhi semua sehingga harus dicari alternatif yang baru sehingga biaya produksi tidak terlalu besar.
1.2       TUJUAN
1.   memahami proses pembuatan cetakan pasir dengan hand molding (manual) dimulai dari pemeriksaan kualitas cetak, pengikat dan unsure penambah.
2.   memahami dan mengamati cacat-cacat yang terdapat pada cetakan.
3.   memahami gating system.
4.   Memahami pengaruh parameter temperature terhadap perilaku aliran dan indikasi terjadinya cacat produk.
5.   memahami pengaruh pemberian garam.
1.3        Prosedur Percobaan
1.      Cairkan logam alumunium hingga temperature 730°C.
2.      Pada temperatur 730°C tuangkan cairan kedalam cetakan.
3.      Tunggu beberapa saat untuk proses solidifikasi.
4.      Bongkar cetakan.
5.      Amati cacat-cacat yang terjadi pada hasil produk cor.
1.4        Alat-Alat Yang Digunakan
1.      Tungku pemanas.
2.      Pasir
3.      Cetakan
4.      Alumunium

BAB II
DASAR TEORI

Pengecoran adalah suatu proses manufaktur yang menggunakan logam cair dan cetakan untuk menghasilkan parts dengan bentuk yang mendekati bentuk geometri akhir produk jadi. Logam cair akan dituangkan atau ditekan ke dalam cetakan yang memiliki rongga sesuai dengan bentuk yang diinginkan. Setelah logam cair memenuhi rongga dan kembali ke bentuk padat, selanjutnya cetakan disingkirkan dan hasil cor dapat digunakan untuk proses sekunder. Pasir hijau untuk pengecoran digunakan sekitar 75 percent dari 23 million tons coran yang diproduksi dalam USA setiap tahunnya.
Untuk menghasilkan tuangan yang berkualitas maka diperlukan pola yang berkualitas tinggi, baik dari segi konstruksi, dimensi, material pola, dan kelengkapan lainnya. Pola digunakan untuk memproduksi cetakan. Pada umumnya, dalam proses pembuatan cetakan, pasir cetak diletakkan di sekitar pola yang dibatasi rangka cetak kemudian pasir dipadatkan dengan cara ditumbuk sampai kepadatan tertentu. Pada lain kasus terdapat pula cetakan yang mengeras/menjadi padat sendiri karena reaksi kimia dari perekat pasir tersebut. Pada umumnya cetakan dibagi menjadi dua bagian yaitu bagian atas dan bagian bawah sehingga setelah pembuatan cetakan selesai pola akan dapat dicabut dengan mudah dari cetakan.
Inti dibuat secara terpisah dari cetakan, dalam kasus ini inti dibuat dari pasir kuarsa yang dicampur dengan Airkaca (Water Glass / Natrium Silikat), dari campuran pasir tersebut dimasukan kedalam kotak inti, kemudian direaksikan dengan gas CO2 sehingga menjadi padat dan keras. Inti diseting pada cetakan. Kemudian cetakan diasembling dan diklem.
Sembari cetakan dibuat dan diasembling, bahan-bahan logam seperti ingot, scrap, dan bahan paduan, dilebur di bagian peleburan. Setelah logam cair dan homogen maka logam cair tersebut dituang ke dalam cetakan. Setelah itu ditunggu hingga cairan logam tersebut membeku karena proses pendinginan. Setelah cairan membeku, cetakan dibongkar. Pasir cetak, inti, dan benda tuang dipisahkan. Pasir cetak bekas masuk ke instalasi daur ulang, inti bekas dibuang, dan benda tuang diberikan ke bagian fethling untuk dibersihkan dari kotoran dan dilakukan pemotongan terhadap sistem saluran pada benda tersebut. Setelah fethling selesai apabila benda perlu perlakuan panas maka diproses di bagian perlakuan panas.

 More......
please download.pdf
Click here
More Document :
*Laporan Wire Drawing. 
    "Download" Click Here

*Laporan Pengelasan. 
     "Download" Click Here

Biokimia Pangan


Biokimia dapat diartikan sebagai pemahaman bentuk dan fungsi dari sudut pandang kimia. Tujuan adalah untuk memahami interaksi molekul-molekul tah hidup yang menghasilkan fenomena kompleks dan efisien yang menjadi ciri-ciri  kehidupan serta menjelaskan keseragaman dari kehidupan yang beragam.
Ilmu Biokimia mempelajari sifat zat kimia yaitu jasad hidup dan senyawa yang diproduksinya, selain itu juga mempelajari fungsinya dan transformasi zat kimia tersebut menelaah transformasi dengan aktifitas kehidupan sebagai ilmu dasar pada kimia organik.
Biokimia erat hubungannya dengan ilmu lainnya, seperti pada :
  • Kimia Organik
  • Biofisika
  • Nutrisi
  • Kesehatan
  • Mikrobiologi
  • Fisiologi
  • Biologi sel
  • Genetika
     Pada dasarnya penerapan Biokimia banyak terdapat dalam bidang pertanian dan kedokteran serta dalam bidang pangan, sebagai contoh biokimia mempunyai peranan dalam memecahkan masalah gizi, penyakit-penyakit akibat dari kurang gizi terutama pada anak-anak. Dalam bidang pangan biokimia berperan penting dalam mengetahui kandungan yang ada dalam bahan pangan tersebut.


KARBOHIDRAT
            Semua jenis bahan pangan sudah pasti memiliki komponen-komponen senyawa kimia yang menyusunnya, antara lain lemak, protein, air, karbohidrat dan sebagainya. Salah satu contohnya karbohidrat. Karbohidrat yang berasal dari bahan pangan akan mengalami perubahan atau metabolism dalam tubuh yang hasilnya akan digunakan untuk atau sebagai energi. Energi yang terkandung dalam karbohidrat itu pada dasarnya berasal dari energy matahari. Karbohidrat, dalam hal ini glukosa dibentuk dari karbondioksida dan air dengan bantuan sinar matahari yang disebut proses fotosintesis.

Pengertian Karbohidrat :
Karbohidrat (‘ hidrat dari karbon hidrat arang) atau sakarida (dari bahasa Yunani, berarti "gula") adalah segolongan besar senyawa organik yang paling melimpah di bumi.
Secara biokimia, karbohidrat adalah polihidroksil-aldehida atau polihidroksil-keton, atau senyawa yang menghasilkan senyawa-senyawa ini bila dihidrolisis. Karbohidrat mengandung gugus karbonil (sebagai aldehida atau keton) dan banyak gugus hidroksil.

Keistimewaan dari Karbohidrat :
1.Sebagai sumber energi.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...